![]() |
| Ruangan Rawat Inap RSUD Borong,Kabupaten Manggarai Timur |
BORONG,Berita1.Info – Kualitas fasilitas sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, kini menjadi prioritas utama. Hal ini dibuktikan dengan tuntasnya pembangunan satu unit gedung penting yang diproyeksikan menjadi standar baru mutu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Pembangunan Ruang Rawat Inap Baru RSUD Lehong ini berhasil diselesaikan tepat waktu sesuai progres dan masa kontrak kerja.
“Puji Tuhan, saat ini pembangunan Ruangan Rawat Inap Baru RSUD Lehong telah mencapai progres 100 persen. Selama prosesnya, kami didampingi langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri Manggarai,” ungkap Direktur Utama RSUD Lehong, dr. Kresensia Nensy, M.A.R.S., saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1).
Gedung yang menelan total anggaran lebih dari Rp19 miliar ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2025. Fasilitas ini dirancang khusus untuk menunjang program layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU), serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kabupaten Manggarai Timur.
Mendukung Program KJSU-KIA Nasional
dr. Kresensia menjelaskan bahwa program KJSU-KIA merupakan inisiatif Kemenkes untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan penyakit kritis di seluruh rumah sakit di Indonesia.
“Program ini menjadikan rumah sakit yang lebih mumpuni sebagai ‘RS Pengampu’ untuk mendukung rumah sakit jejaring. Tujuannya agar pasien mendapatkan pelayanan rujukan yang lebih cepat, kompeten, dan terjangkau tanpa harus menempuh jarak jauh,” tambahnya.
Tuntas Sesuai Kontrak
Senada dengan Direktur, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, Salomon Ivan Saka, membenarkan bahwa proyek tersebut telah rampung sepenuhnya.
“Kami bersyukur seluruh kegiatan di RSUD Lehong selesai sesuai masa kontrak yang berakhir pada 30 Desember 2025 lalu. Saat ini para rekanan sedang menyiapkan dokumen administrasi dan laporan progres akhir. Semoga semua proses administrasi berjalan tanpa kendala,” jelas Salomon.
Fasilitas Modern dan Apresiasi Masyarakat
Ruang rawat inap baru ini diproyeksikan menjadi pusat pelayanan dengan kapasitas lebih besar, fasilitas modern, serta suasana yang lebih nyaman. Kehadiran gedung ini diharapkan mampu mengurai antrean pasien yang selama ini menjadi tantangan di RSUD Lehong.
Keberhasilan proyek ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pengunjung rumah sakit mengungkapkan rasa syukurnya kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan pihak kontraktor.
“Saya mengapresiasi Pemkab Matim dan kontraktor pelaksana. Dengan selesainya bangunan ini, tenaga kesehatan tentu akan lebih mudah mengurus pasien karena fasilitasnya semakin memadai,” ujarnya.
Untuk diketahui, pembangunan gedung pelayanan baru ini dikerjakan oleh PT.Cahaya PUTRA Sampurna dengan nilai kontrak sebesar Rp19,015 miliar. Proyek ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang Pemkab Manggarai Timur dalam memperkuat infrastruktur kesehatan di pusat ibu kota kabupaten.


