REOK BARAT – Upaya pencarian intensif tengah dilakukan di Kali Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, setelah seorang siswa SMP Fransiskus Xaverius Ruteng dilaporkan hilang terseret arus deras pada Minggu (11/01/2026) siang.
Aparat Gabungan Terjun ke Lokasi
Sesaat setelah informasi kejadian diterima, aparat keamanan dari Koramil 1612-02/Reo dan Polsek Reo langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Kehadiran personel TNI dan Polri di lokasi bertujuan untuk memimpin koordinasi pencarian awal serta memastikan keamanan warga yang berkerumun di sekitar bantaran sungai.
"Personel dari Koramil dan Polsek sudah berada di lokasi sejak informasi diterima. Kami bersama warga terus memantau pergerakan arus sungai sambil menunggu dukungan dari Tim SAR," ujar salah satu sumber di lapangan.
Kronologi dan Kondisi Lapangan
Peristiwa nahas ini terjadi saat korban diketahui berada di area kali. Namun, kondisi cuaca di wilayah hulu yang ekstrem memicu luapan air secara mendadak. Debit air yang meningkat drastis dengan arus yang sangat kuat membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri dan seketika hilang dari pandangan.
Hingga saat ini, proses pencarian masih menghadapi kendala besar, di antaranya:
Kecepatan Arus: Arus bawah sungai yang sangat kuat membahayakan keselamatan warga jika melakukan penyelaman manual.
Peralatan: Dibutuhkan alat penyelaman dan perahu karet khusus untuk menyisir area yang lebih luas.
Penantian Tim SAR dan Isak Tangis Keluarga
Suasana di pinggir Kali Tiwu Pay diselimuti ketegangan dan isak tangis. Keluarga korban bersama rekan-rekan sekolah dari SMP Fransiskus Xaverius Ruteng tampak memadati lokasi, berharap ada keajaiban.
Sambil menunggu kedatangan Tim SAR yang tengah dalam perjalanan menuju Reok Barat, aparat TNI-Polri dibantu warga setempat terus melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran sungai sejauh mata memandang.
Himbauan Keamanan: Pihak berwenang meminta warga untuk tidak terlalu dekat dengan bibir sungai yang labil guna menghindari adanya korban tambahan, mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
Penulis:Piter Bota


