REOK BARAT.Berita1.Info – Nasib nahas menimpa seorang siswa kelas II SMP Fransiskus Xaverius Ruteng berinisial A (14), yang dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus deras di Kali Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai pada Minggu (11/1) siang. Hingga berita ini diturunkan pada pukul 19:00 WITA, upaya pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan masih belum membuahkan hasil dan korban dinyatakan belum ditemukan.
Peristiwa ini bermula saat remaja asal Orong, Kabupaten Manggarai Barat tersebut, berada di sekitar aliran sungai. Secara tiba-tiba, debit air Kali Tiwu Pai meningkat drastis akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu, yang langsung menyeret tubuh korban ke dalam pusaran arus. Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., yang memimpin langsung pengamanan di lokasi, menyatakan bahwa personel Polsek Reo, Satpolair, dan Koramil telah dikerahkan sejak awal laporan diterima untuk melakukan penyisiran awal bersama warga sekitar.
Ketajaman upaya pencarian semakin meningkat setelah Tim SAR tiba di lokasi kejadian pada pukul 14:30 WITA. Selama hampir 5 jam, tim ahli bersama warga bahu-membahu menyisir titik-titik krusial di sepanjang aliran sungai. Namun, operasi penyelamatan ini menghadapi kendala besar berupa arus air yang sangat kuat dan kondisi air yang keruh pekat, sehingga membatasi jarak pandang tim di bawah air. Camat Reok Barat, Tarsisius Asong, yang terus memantau proses evakuasi di lokasi, mengonfirmasi bahwa seluruh elemen telah bekerja keras meskipun keterbatasan alat dan medan yang sulit menjadi tantangan utama.
Mempertimbangkan kondisi cuaca, pencahayaan yang minim, serta faktor keselamatan personel di lapangan, Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., memberikan pernyataan resmi terkait kelanjutan operasi ini.
"Untuk sementara, proses pencarian kami hentikan malam ini karena kondisi medan dan jarak pandang yang tidak memungkinkan. Namun, kami pastikan tim akan kembali terjun melanjutkan pencarian besok pagi dengan area penyisiran yang akan diperluas," tegas Ipda Joko Sugiarto.
Hingga malam ini, keluarga korban dan rekan-rekan sekolah dari SMP Fransiskus Xaverius Ruteng masih bertahan di sekitar lokasi kejadian. Mereka diselimuti suasana haru sembari berharap ada titik terang pada upaya pencarian lanjutan yang akan dikoordinasikan kembali oleh Tim SAR dan otoritas setempat esok hari.
Penulis: Piter Bota



