Berita1.Info. Manggarai, NTT – Semangat pembangunan infrastruktur di Kecamatan Reok kembali menunjukkan progres positif. Proyek peningkatan jalan simpang Kedindi-Kajong kini terpantau telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing) pada Kamis (12/02/2026), setelah sebelumnya sempat mengalami kendala teknis akibat cuaca ekstrem.
Respons Cepat Terhadap Keluhan Warga
Beberapa waktu lalu, proyek ini sempat menjadi sorotan dan dikeluhkan oleh warga setempat. Tingginya intensitas hujan di wilayah Reok menyebabkan aspal di beberapa titik kembali mengalami kerusakan sebelum proyek benar-benar usai.
Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana yakni CV. Dwi Satria langsung bergerak cepat melakukan perbaikan di titik-titik yang terdampak. Langkah ini diambil guna memastikan kualitas jalan tetap terjaga sesuai dengan standar yang diharapkan masyarakat.
"Kami sempat khawatir karena hujan deras membuat beberapa bagian jalan rusak lagi. Namun, syukurlah pihak pekerja langsung turun tangan memperbaiki kembali titik-titik yang rusak tersebut," ungkap salah satu warga saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2).
Detail Anggaran dan Komitmen Kualitas
Meski sempat terkendala faktor alam, pihak kontraktor tetap berkomitmen merampungkan proyek tepat waktu dengan rincian data kontrak sebagai berikut:
| Item | Informasi Detail |
| Sumber Dana | Dana Alokasi Umum (DAU) |
| Pagu Anggaran | Rp4.986.944.500 |
| Nomor Kontrak | PPK Rehap Jln/172/VIII/2025 |
| Tanggal Kontrak | 28 Agustus 2025 |
| Pelaksana | CV. Dwi Satria |
Edukasi dan Dampak Jangka Panjang
Pemanfaatan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk infrastruktur jalan bertujuan untuk pemerataan ekonomi di daerah. Pengawasan aktif dari masyarakat seperti yang terjadi pada keluhan kerusakan akibat hujan sebelumnya terbukti sangat penting untuk memastikan setiap rupiah pajak kembali dalam bentuk fasilitas yang bermutu.
Dengan perbaikan yang sudah dilakukan, aksesibilitas di wilayah Reok diharapkan segera normal sepenuhnya. Jalan yang mantap diprediksi akan menurunkan biaya logistik dan membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut melalui mobilitas yang lebih lancar.
Kini, warga berharap hasil perbaikan ini tetap kokoh hingga proses serah terima (PHO) dilakukan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang tanpa kendala serupa di masa mendatang.
Penulis: Piter Bota
Editor: Berita1.Info


